Selasa, 02 Februari 2016

Bedah profil

Sore Jomblowan lan Jomblowati,

Adem, Dewean, Kebleteng, lan Ngelih.
4 kata dalam 1 paket hemat ini sudah sering menghinggapi diriku ini. Tulisan ini aku buat di wifi.id corner telkom Kotabaru, sembari menunggu hujan yang tidak kunjung berhenti.  Teringat akan janji kemarin, edisi tulisan kali ini aku akan membuka satu persatu profil dari responden yang beberapa jam lalu aku publikasi.

Oke gaes, kita mulai dari komentar yang paling pertama.

1. Am : Perempuan berdarah batak ini adalah salah seorang responden yang langsung merespon isi kuesioner yang aku sebar. Beliau sekarang sedang menempuh pendidikan master di Kota Buaya, eh Surabaya 🙊. Perempuan ini merasa mendapatkan keluarga baru dalam grup BUPSS, ia selalu aktif jika ada pembahasan soal asmara, baik pernikahan, jomblo, gagal move on dan lain sebagainya.

2. Id : Wanita khas Jateng, berhijab, memiliki fisik yang tidak terlalu pendek dan tidak terlalu tinggi. Beliau sekarang sedang menempuh master di FEB UGM . Pribadi yang pendiam, (menurutku lo) bijak dalam memberikan keputusan.

3. Vi : Nah, perempuan yang satu ini domisili asal dari Kota Susu gaes, Eh. Yups, Kab. Boyolali yang lebih dikenal masyarakat awam sebagai penyedia susu terbesar seantero Pulau Jawa. Beliau berhijab, badannya tidak lebih besar daripada si Id, beberapa bulan lalu ia mengunjungi negara AKB 48 (aku kepoin IGmu) 😁. Mungkin karena suka Jepang2an kali ya (memprediksi).

4. St : Ukhti yang aku kenal 5 tahun lalu ini, sekarang tubuhnya mengembang layaknya baking soda. Eaaaa..Eaaaa..Eaaa...
Sekarang beliau meninggalkan Kota Budaya, dan berpindah ke Kota Kembang untuk melanjutkan studinya. Sosok yang aku kenal agamis, serta kritis terhadap sesuatu hal yang dianggapnya menyimpang. Beliau tergabung dengan komunitas yang peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

5. Fi : Perempuan paling bawel di dalam grup BUPSS, menjabat sebagai Sekpel sekaligus tempat bully beberapa member BUPSS, Eh 🙊😁. Jawabannya sangat panjang lebar, maklum dia merupakan customer service sekaligus anu..anu..pokokmen anu. Aku merupakan salah satu orang yang tidak disukainya, gara-gara mempublikasi obrolan soal kisah asmara yang berujung pada left group. Tidak adil memang, ia senang menjodoh-jodohkan orang lain, menggoda orang lain, ketika ia mendapatkan perlakuan sebaliknya, ia pasti akan mengalihkan pembicaraan.

6. Hs : Satu-satunya pria yang respek dengan kuesioner yang aku sebar. Pria asal bugis nan rupawan ini sangat responsif serta memberikan pujian kepadaku, oh so sweet 😄.

Sekian, terima kasih.

Senin, 01 Februari 2016

BUPSS


Selamat malam MAHAsiswa,
Sekian lama tidak menyentuh keyboard (laptop), rasanya gatal sekali ingin memijitnya dengan mesra namun cepat. Balada hantaman UAS membuatku lama tidak memposting tulisan, gambar, maupun video. Seakan kaku rasanya memainkan keyboard ini, lebih mudah memainkan stik PS ber-merk S*ny yang mempunyai dua pentol dengan ukuran sama dan bisa diputar kesana kemari.

Tema hari ini adalah mengcopy paste hasil kuesioner yang aku lakukan dengan cara menyebar pertanyaan via whatsapp kepada beberapa member grup BUPSS. Whatsapp? Siapa yang tidak mengenal media sosial yang satu ini, media sosial yang mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya chatting, kirim gambar, suara, bahkan video. Selain itu, media ini juga memberikan fasilitas berupa group, broadcast, whatsapp web, dan lain sebagainya. Nah, dalam edisi kali ini aku akan membahas mengenai group dalam whatsapp, group dalam whatsapp mempunyai batasan member sebanyak 100 orang. Pembahasan malam ini mengenai grup BUPSS, apa itu BUPSS? merupakan sebuah akronim atau kepanjangan dari (........) silahkan diisi sendiri. Grup ini menjadi keluarga baruku selama 2 bulan belakangan ini, tiada hari tanpa berhenti berkicau. Pembahasan dalam grup tersebut kadang membuatku jengkel bukan main dan bisa membuat ketawa sambil merem. Sejatinya, grup ini dibuat untuk mewadahi kawula muda seantero Tanah Air untuk menyampaikan aspirasi, saling kenal satu sama lain, bahkan info penting dari BUPSS itu sendiri.

Nah, member yang aku pilih disini ialah orang yang sudah aku kenal sebelumnya, serta bertemu di acara yang sama. Subyektifkah? itu jelas. Mari disimak hasil kuesioner berikut ini :

1. Apa yang kamu suka dari grup BUPSS? Jelaskan secara deskriptif, bisa disertakan contohnya.

Am :
yang disukai dri grup BUPSS adalah kekeluargaannya,alasannya belum pernah ketemuan sama sekali tetapi terasa dkt dan anggota dr grup tsb bukan dari sama daerah namun dari berbagai daerah ,suku,dan bahasa yg berbeda .plus sudah di anggap seperti saudara sendri.

Id :
Ada banyak hal yang saya suka dr group BUPSS diantaranya: sarana komunikasi terkait beasiswa unggulan (dg adanya group maka informasi mengenai beasiswa semakin cepat tersampaikan dan jelas), sarana sharing terkait aksi sosial atau karya yg dihasilkan dr beberapa awardee shg sangat menginspirasi, wadah sharing isu2 nasional yang sangat menambah wawasan dan kajian2 yg ada semakin memperluas analisis dr berbagai sudut pandang, dan yang terakhir adalah sarana menghilangkan stres dg adanya candaan2

Hs :
karna dengan group ini kami bs mendptkn info info terupdate

St :
apa yang di sukai dari grup adalah adanya saling tukar menukar informasi, sharing masalah beasiswa, adanya teman teman yang mengingatkan akan informasi beasiswa

Vi :
Yg aku sukai dari grup adalah, saling support satu sama yang lainnya, inspiratif. Senang mendengar cerita dan aktifitas teman teman seniman dan penggiat sosial yg lainnya.

Fi :
Dari grup BUPSS, saya merasa memiliki sebuah keluarga baru dengan 99 saudara yang tersebar di penjuru Barat Indonesia hingga penjuru timur indonesia.
Kita tersebar dari hampir 70% provinsi di Indonesia.
Tapi bisa menyatu dalam sebuah jejaring komunikasi, grup BUPSS. Mengefektifkan jejaring komunikasi untuk informasi informasi yg sifatnya urgent dan penting.
Grup ini pun bisa jadi ajang pengenalan budaya dan wawasan dari masing masing daerah. Sebutlah Saiful Anwar yg hobi publish makanan khas solo dan sekitarnya. Contoh lainnya ada Amalia Chairy dan Syarifuddin yg memberikanku kosakata kosakata baru dari daerah mereka Medan dan Makassar.
Kita tersebar dari berbagai angkatan, jurusan dan aktifitas yang sangat berbeda satu sama lain, tapi seketika nada pemberitahuan grup whatsapp berbunyi, kita seolah sedang bercakap cakap secara langsung berhadapan memecah perbedaan jarak dan waktu yg ada diantara kami.
Aktifitas sesibuk apapun, jika grup ini sudah saling mencari ide untuk bercanda akan selalu terkalkulasi secara cepat notifikasinya.
Saya rasa hampir semua saudara saya di grup BUPSS memiliki selera humor yang tinggi.
Tak jarang pula, kami sharing berbagai kajian agama, berita, informasi kegiatan seni dan sosial yg notabene melatarbelakangi kami, semuanya hanya dalam satu forum BUPSS.
Saling memotivasi ketika ada saudara yang akan menghadapi sidang tesis (Mas Irfan Ahmad Fauzi), mendoakan suksesnya pembangunan rumah belajar (lupa nama), pembangunan rumah baca (Mahfudhotul Ula), bisa kita lakukan bersama sama hanya dengan memantau media grup, BUPSS.
Saling memamerkan kekompakan dan kenarsisan antar region saat meet up untuk sedikit "pamer" dengan region lain yg tak kunjung meet up juga bisa dilakukan hanya dalam satu forum, BUPSS.
Bahkan hanya dalam grup ini, saya rela "berkhianat" dengan jadi member 2 region sekaligus...
 
2. Apa yang tidak kamu suka dari grup BUPSS? Jelaskan secara deskriptif, bisa disertakan contohnya.

Am :
yang tidak disukai dari grup tsb menurut saya tidak ada karena saya merasa have a fun aja berada d grup tsb.

Id :
Yang sy tdk suka dr grup BUPSS adalah jika beberapa jam tdk membuka grup maka chat.nya sdh sangat banyak :( sehingga informasi2 penting menjadi tertimbun dg chat2 yg tdk memuat content

Hs :
yg tdk sy sukai krn group ini terkdng bercerita dgn hal hal yg tdk penting

St :
Adanya banyak spam,ini grup yang baca ada banyak memang terkadang informasi yang penting jadi sering tertimbun kasian juga teman teman yang mengurus mengetik tapi karena banyaknya timbunan atau span jadi informasi terkadang ada yang tidak terbaca, perlu kontrol grup yang baik dan kontrol sikap, apa yang perlu di informasikan di umum sampaikanlah tapi untuk masalah pribadi mending japri saja 😊 mengektifkan grup agar tepat sasaran dan tepat guna 

Vi :
Yang tidak aku suka, hems sebenarnya bukan tidak suka, tapi kadang pembahasan yg kurang fokus antara teman2 bu yg sudah saling kenal, sementara orang2 yg kurang aktif di grup semacam saya ini jadi kurang bisa mengikuti.

Fi :
Yang tidak aku suka dari grup BUPSS adalah ketika grup itu terlalu aktif membahas tema jodoh yg kadang gampang bikin baper para jomblowan jomblowati dgrup itu sendiri.
Atau ketika sedang diminta solusi/pendapat namun grup mendadak hening tanpa penghuni.
Ketika forum diputuskan saat meet up dan terpublish dgrup, mendadak muncul banyak pertanyaan yg seharusnya menurut saya tidak perlu ditanyakan...
Hellooo... Lo kemana aja pas diajak diskusi dgrup??

Moment ungood mood dari grup BUPSS yg lain adalah ketika ada notifikasi dari anggota grup yang menyebutkan kalkulasi pesan yg belum terbaca..

100 notif unread..
200 notif unread..
Bahkan 500 notif unread.
Disitu menunjukkan sense of belonging dari org yg bersangkutan thdp grup BUPSS masih sangat kurang..
Sialnya lagi,, kaum kaum unread notif tersebut mendadak japri ke saya pribadi hanya untuk mendapatkan jawaban "info penting apa yg ada grup ?"
Coba mas/mbak...amplop amplop pesan whatsappnya dibuka satu satu biar update..
3. Siapa member BUPSS yang kamu sukai (argumen/pendapat/masukkan/dsb)? Jelaskan secara deskriptif, bisa disertakan contoh kasusnya. 

Am :
member yang di sukai si fitri. Hahahha. Soalny di kecil dan lincah x pergerakkannya. Tapi saya juga menyukai seluruh member di grup ini.sudah seperti keluarga sendri.

Id :
Semua member yg asa di grup sy suka semuanya. Walaupun blm pernah bertemu tetapi semua ikut partisipasi dan sy sangat berterimakasih kpd teman2 yg selalu memberikan update informasi terkait beasiawa unggulan pada khususnya.

Hs : 
member yang sangat sy sukai, yakni mas abbas..sodara terbaik.., karna mas abbas itu orangnya tenang, dan beribawa

St : 
Kalau dari saya yang terpilih di bupss adalah sudah terbaik dari yang terbaiknya, mungkin yang vokal terlihat bagus tapi bisa jadi yang silent rider mereka ada kesibukan aktivitasnya yang membuat jarang kelihatan tapi kontribusinya nyata bisa jadi begitu
Bagiku semuanya bagus yang digrup karena sudah merupakan orang orang terpilih, semoga amanah tak pernah salah memilih pundaknya

Vi :
saya gak bisa jawab karena saya kurang mengikuti mas, tiba2 buka sudah 400 chat, jadi ya gimana gak bisa menilai detil 😂😂😂 

Fi :
Mas toro..sejauh ini masih dia yg megang jawara bahasa komunikasi terbijak dan solutif.
 
4. Siapa member BUPSS yang TIDAK kamu sukai (argumen/pendapat/masukkan/dsb)? Jelaskan secara dskriptif, bisa disertai contohnya.

Am :
tidak ada.karena semuany baik dan friendly...

Id :
Tidak ada 

Hs :
rahasia 

St :
Selama ini belum ada yang tidak disukai, berbeda pandangan itu terkadang wajar juga sikap juga wajar manusiawi setiap manusia punya cara perspektif masing masing tinggal kita yang menyesuaikan saja, karena manusia gak ada yang sempurna 😊 dari saya semoga bisa bermanfaat

Vi :
saya gak bisa jawab karena saya kurang mengikuti mas, tiba2 buka sudah 400 chat, jadi ya gimana gak bisa menilai detil 😂😂😂 

Fi :
Abas fauzi karena dia pernah mempublish ss chatku seputar emmm..emm..emm..

Demikian hasil jawaban dari sebagian kecil kawan saya yang telah mencoba menyampaikan keluh kesah, pendapat, aspirasi maupun opini dalam grup BUPSS. Kuesioner ini tidak bermaksud menghasut ke salah satu member maupun beberapa kelompok member, kuesioner ini murni dibuat sebagai kontrol serta menampung suara-suara minoritas dalam grup BUPSS. Dalam kuesioner ini, penamaan sengaja disamarkan untuk menjaga nama baik responden serta keperluan untuk tulisan edisi selanjutnya. Kuesioner ini disebar kepada 9 orang member BUPSS, sampai jam 23.40 responden yang menjawab sebanyak 6 orang. 2 orang diantaranya hanya membaca saja (Alias centang biru 2), 1 orang menanggapi tapi tidak menjawab kuesioner yang telah diberikan.

Kamis, 05 November 2015

Malam Anugerah BBKU #2

Sebelum aku menentukan pilihan pemenang dalam BBKU seri 2 ini, alangkah baiknya aku menyampaikan sepatah empat patah dan patah patah selanjutnya selama acara BBKU seri 2 ini berlangsung.

                 "KNOWLEDGE OF POWER"

Selepas kuliah bersama Dr. Budiawan, aku mengingat ingat kembali kata-kata di atas. Pengetahuan yang seperti apa dan kekuatan seperti apa yang dimaksud, tentunya aku dapat mengambil hikmah dari acara BBKU seri 2 ini. Aku tak akan berkomentar panjang lebar mengenai acara BBKU ini, toh tujuan awal aku bergabung dalam acara menulis ini hanyalah sekedar belajar, berbagi pengalaman sekaligus berbagi cinta yang akan membuat kalian merasa ambigu.

Dalam penganugerahan pemenang BBKU seri 2 ini, tidak ada indikator tertentu selayaknya juri lomba musik (pengalaman juri acara musik dalam KKN Purwokerto 2012), yang ada hanyalah ngadimin meminta memilih pemenang sekaligus alasan tanpa indikator yang jelas. Artinya, aku iso mileh sak²e pokmen aku seneng. Seandainya aku boleh usul, walaupun sudah terlambat, aku akan membagi kategori-kategori dalam setiap pemenang. Inilah kategori yang aku maksud,

1. Fair Play

    - NN
    - DW
    - NF
    - DJ
    - Tambahkan sendiri

    Alasan sudah sangat jelas, mereka selalu posting tulisan mereka. Hal itu bisa dilihat dari tabel rekapitulasi ngadimin. Fair Play dianggap penting demi menghargai jari jemari mereka di setiap malam posting tulisan.
Ghg
2. Informatif

     - YS
     - DA
     - NN

    Informatif yang bermanfaat buat semua khalayak, info kuliner ala anak kos, tempat wifi yg nyaman, rute touring/trip, informasi yg merdesa, dsb sangat dibutuhkan bagi mahasiswa rantau.

3. Edukatif

      - RIA
      - AW
      - VA
      - S

    Untuk kategori edukatif ini sebetulnya banyak sekali yang masuk dalam kategori, akan tetapi karena minimnya membaca blog² yang belum kenal terhadap pemilik akun secara langsung, maka aku memilihnya secara subjektif.

4. Menghibur

      - DD
      - AW
      - DP
      - DF

    Alasan memilih 4 mahasissa di atas, karena tulisan mereka ada yang membuat saya menjadi terhibur, termotivasi, sekaligus menjadikan referensi untuk bahan dagelan.

Setelah 4 kategori di atas sudah dijabarkan, maka dengan berat hati aku akan memilih pemenang tanpa menyebutkan kategori di atas, yakni :

- Urutan pertama, NN. Walaupun beliau menganggap tulisannya adalah sampah, padahal di dalam KBM, kajian yang dibahas adalah hasil pungutan dari sampah2 (Budiawan, 2015).

- Urutan kedua, DF. Suatu hari ia menulis mengenai kisah nyata yang dialaminya sendiri, yakni ditinggal menikah oleh sahabat dekatnya. Kurasa menulis tema "ditinggal menikah" itu adalah sesuatu yang berat di hati (mungkin). Hal itu juga pernah aku tulis dalam kisah Painem si penjual jamu, walaupun ini lebih ke sahabat lama tapi baru yang saat ini sifatnya, kelakuannya, perkataanya di dekontruksi. Ambigu tur wagu..

- Urutan ketiga, RIA. Nah, untuk sosok yang satu ini aku baru mengenalnya gara² ngadimin menyuruh mengomentari, mengkritisi, menertawakan, memaki, blog peserta lain. Beliau sangat konsisten terhadap postingannya, karya desain visual yang simple tapi mengena.

Sekian, terima kasih.

Rabu, 04 November 2015

Geulis

#HariTerakhir #BBKU

Tak terasa 30 hari sudah acara bulan blogging KBM UGM dilaksanakan, dari sekian banyak tulisanku, hanya beberapa saja yang aku anggap bermutu, edukasi, sekaligus informasi. Bahasanya yang kaku dan mudah ditebak, itulah kekurangan dalam tulisanku selama sebulan ini. Mungkin juga itulah kelebihan dari tulisanku, aku berupaya untuk mbedo dalam hal tema penulisan, namun, tetap saja terpengaruh oleh tulisan teman-teman yang lain. Tulisan-tulisan itu aku anggap dalam tahap belajar untuk menulis karya ilmiah, artikel maupun jurnal. Maklum, selama berhenti mengenyam bangku perkuliahan, kesibukanku terlepas dari yang namanya tulis menulis.

Geulis, itulah ungkapan rasa terharu, terpukau, terhipnotis, terserah lah mau bilang apa..Geulis adalah cepet dalam bahasa jawa (pertama) dan cantik dalam bahasa sunda (kedua). Geulis pertama, tidak terasa sudah aktif menulis/membual/mengomentari/mengkritisi aib orang #eh selama sebulan penuh, walaupun bolong 1. Geulis kedua, aku melihat banyak orang atau mungkin satu orang saja untuk sample di KBM yang menutupi auratnya dengan hijab yang berwarna warni bak seperti pelangi di matamu (Inspirasi dari Kakek Faruk). Tapi, aku melihatnya tidak ada perubahan (fisik) dalam gaya hijabnya, yang ada malah terlihat kayak emak-emak berangkat ke pengajian. Tapi ya itu, tetap aja cantik, mungkin itu sudah dari pabriknya. Aku tidak menyebut Painem, Hayati, Mawar atau Melati. Bukan sebuah kritikan, ini hanyalah pernyataan ataupun ungkapan dari sudut pandang kedua bola mataku.

Selasa, 03 November 2015

Juara: Settingan, Kebetulan atau Usaha?

#H-1 #BBKU

Semakin di ujung penyelenggaraan BBKU, tulisanku semakin menyampah, entah karena kesibukan atau memang kekurangan bahan. Sebenarnya banyak sekali bahan yang ada di otak saya, akan tetapi karena gagap menulis jadi hanya sekedar lewat saja. Dengan diselenggarakannya acara BBKU ini, menurut saya banyak sekali manfaat yang bisa aku ambil, mulai dari perbendaharaan kata-kata, cara memulai menulis, hingga cara closing dalam penulisan sebuah tema yang diangkat pada hari itu. Itulah sanjungan maupun membuka aib diri sendiri dari saya, perlu banyak sekali belajar menulis, tidak ada kata terlambat sebelum janur berereksi. #Eh

Judul tulisan hari ini menggambarkan kegelisahan saya terhadap sebuah gelaran acara sepak bola di tanah air. Sanksi FIFA masih berlaku buat negara Indonesia, karena induk organisasi sepak bola sejagat raya tersebut menganggap bahwa PSSI tidak bisa mengatasi konflik yang berlangsung dalam institusi sepak bola. Mereka menganggap bahwa ada campur tangan pemangku kepentingan terhadap PSSI, namun disisi lain pemangku kepentingan ingin mereformasi sepak bola Indonesia yang saat ini kondisinya carut marut (Sumber : Detik.com).

Selama dibekukannya PSSI oleh pemerintah (Menpora), pemerintah mencoba menggelar turnamen sepak bola yang bertajuk "Piala Presiden". Acara ini diikuti oleh 16 klub yang terdiri dari 4 grup, diantaranya :

Berikut pembagian grup Piala Presiden :

Grup A: Persib Bandung (Tuan Rumah), Persiba Balikpapan, Persebaya Surabaya, Martapura FC.
Grup B: Arema Cronus (Tuan Rumah), Persela Lamongan, Sriwijaya FC, PSGC Ciamis.
Grup C: Bali United (Tuan Rumah), Mitra Kukar, Persija Jakarta, Persita Tangerang.
Grup D: PSM Makassar (Tuan Rumah), Pusamania Borneo, Persegres Gresik, Persipasi Bandung Raya.

Sumber : Goal.com

Gelaran Piala Presiden tersebut menghasilkan Persib Bandung sebagai jawara, Zulham Zamrun sebagai Top Skor sekaligus Pemain terbaik, dan Sriwijaya FC sebagai tim yang dianggap paling fair play. Nah, setelah berakhirnya gelaran Piala Presiden di atas, ada lagi turnamen sepak bola dalam waktu dekat ini yang pesertanya mayoritas dari ISL, yakni Piala Sudirman. Gelaran turnamen sepak bola tersebut notabene memperebutkan hadiah uang tunai senilai Rp. 2,5 Miliar. Inilah pembagian grup piala sudirman yang berlangsung pada 14 November 2015 s.d 24 Januari 2016.

Berikut pembagian grup Piala Sudirman :

Grup A (Malang): Arema Cronus, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persipasi Bandung Raya, Gresik United
Grup B (Bali): Bali United Pusam, Mitra Kukar, PSM Makassar, Persipura Jayapura, Semen Padang
Grup C (Surabaya): Surabaya United, Persib Bandung, Pusamania Borneo FC, Persela Lamongan, PS TNI

Sumber : Goal.com

Diantara dua gelaran turnamen di atas, baik Piala Presiden maupun Piala Sudirman, saya merasah aneh dengan sistem pembagian grupnya. Entah ini kebetulan atau memang settingan, yang jelas saya merasa jijik bahkan eneg dan bahkan sudah bisa memprediksi siapa yang bakal maju ke babak semifinal. Lihatlah pembagian grup A pada Piala Presiden, muncul nama Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Sedangkan grup B, muncul nama Arema Cronus dan Sriwijaya FC. Bandingkan dengan gelaran Piala Sudirman yang akan mulai pada 14 november nanti, lihatlah grup A, lagi-lagi ada nama Arema Cronus dan Sriwijaya FC disitu. Sedangkan grup C ada nama Surabaya United (Aslinya Persebaya, gara-gara sengketa kepemilikan jadi berganti nama. Toh disitu tetap ada nama Evan Dimas dan Fandi Eko) dan lagi-lagi Persib Bandung. Inilah fakta yang terjadi, urusan di luar lapangan menjadi masuk ke dalam lapangan. Saya jadi mempertanyakan si Mahaka Sport and Entertainment selaku Event Organizer dalam gelaran kedua turnamen tersebut. Bagaimana drawing pembagian grup dalam gelaran turnamen itu dilakukan? Apakah sistem kocok atau seperti drawing Liga Champion (Ah mustahil bro). Serta, kenapa keempat tim ini (Arema, Persebaya, Persib, Sriwijaya FC/Persija) tidak pernah berada dalam satu grup? Apakah pertimbangan suporter? Apakah pertimbangan letak geografis? Malang-Surabaya dekat bro, sedekat hatimu dan hatiku. Jakarta-Bandung juga dekat bro, sedekat dompet dan pantat. #Eh

Itulah rasa kegelisahan saya terhadap dua gelaran turnamen sepak bola di Indonesia, tidak mengurangi rasa sportivitas permainan sepak bola, alangkah baiknya unsur-unsur di luar lapangan dijauhkan dari unsur di dalam lapangan. Bagaimana pendapat anda kawan? Siapa yang bakal juara?

#PialaPresiden2015 #PialaSudirman2015 #MahakaSport #Balbalan #Indonesia

Senin, 02 November 2015

SIL[u]ET

#DayH-2 #BBKU

Kita sering mendengar kata siluet dalam dunia fotografi, yakni dengan ciri objek yang kita maksud lebih gelap dibandingkan background, atau biasa disebut backlight. Efek dari pencahayaan ini, objek menjadi terlihat gelap bagaikan masuk ke dalam lubang buaya. Dalam KBM pun kita juga mengenal jaman kegelapan, so pasti jaman itu masih belum terang..maka ada tahapan dialektika pencerahan..hwahahaha..

Siluet pun tak hanya digunakan untuk dunia fotografi, hubungan pertemanan, kekerabatan bahkan percintaan sekalipun bisa menggunakan kata siluet. Hubungan siluet dalam percintaan seakan menggantikan kata "tidak jelas" "digantung "php" dan masih banyak yg lainnya. Hubungan siluet kadangkala diperlukan untuk menutupi sebuah hubungan asmara, berbagai alasan dipilih hanya untuk menutupi status perkawinan (semacam di ktp).
Tapi itu semua tergantung individu masing²..

Ngangtuk..zzzz..zzzzz...zzz...zzz....

Minggu, 01 November 2015

100% Yogyakarta

100% Yogyakarta terselenggara berkat kerjasama dari goethe institut, teater garansi, dll. Konsep yang ditampilkan dalam pertunjukkan Itu adalah survei pada masyarakat yang tinggal di jogja yang berjumlah 100 orang, mereka merepresentasikan kembali kehidupan masyarakat jogja pada umumnya.
Bersambung....